Thursday, July 3, 2014

Hidup Adalah??!


Hello dear, Ada yg bisa menjawab pertanyaan dari gambar diatas??
Hidup Adalah??


Well, kata hidup ditelinga kita bukan kata yang asing lagi, seluruh orang pernah menyebutnya. But, apa sih artinya? satu kata, simple.. tapi maknanya dalam.
Dikutip dari beberapa referensi yang pernah saya baca dan saya simpulkan dalam tulisan saya sekarang, bahwa hidup adalah Be-La-Jar.
Setuju???? Maksudnya apa ya? Belajar apa?
Belajar yang saya maksudkan disini adalah berproses setiap waktunya. Hidup berarti kita ada dalam suatu dimensi setiap detik, menit, jam, hari, bulan, tahun, dst. Coba kita flashback kebelakang saat pertama kali kita dilahirkan sampai diumur kita sekarang. Adakah setiap waktunya kita lewatkan bukan untuk belajar/berproses?

Dari kita lahir jadi baby cute, eh dari waktu dalam kandungan deh, kita belajar bergerak, mendengar suara ibu, ngemut jari, muter-muter sampe kepalanya dibawah, terus kita lahir, melihat, tertawa, nangis, mulai tengkurep, merangkak, mulai berdiri, jalan, ah banyak deh... lets we think, apakah itu bukan proses dear? All of them is proses! Kita belajar, dari ga bisa menjadi bisa. Terus sekarang kita sudah tumbuh menjadi remaja bahkan dewasa banyak hal yang masih kita pelajari selain bersekolah, belajar memecahkan masalah, saya ga perlu menyebutkan satu persatu contohnya ya karena saya yakin pasti bisa untuk memberi contoh proses belajar diumur sekarang.

But, ada hal yang pointnya lebih utama saya pikir tentang belajar dikehidupan ini. What is that??
"Belajar untuk terus memperbaiki diri dari kesalahan yang pernah kita lakukan dan tidak mengulanginya kembali"
saya yakin dari setiap proses pembelajaran yang pernah kita lakukan, poin belajar ini yang lebih sulit dilakukan. But, inilah proses belajar sesungguhnya. Tidak kembali pada kehidupan masa lalu yang bisa dikatakan kelam menurut kita, untuk kehidupan yang lebih baik kedepannya. Pernah dengar sebuah Quotes begini dear "Sebaik-baik manusia adalah yang hari ini lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok lebih baik dari hari ini". Sudahkah kita seperti itu, apakah kita masih sama dengan yang lalu :( . Kalau masih sama kapan kita baiknya ya :((

Sudah banyak quotes cantik yang berbicara tentang point itu, beberapa diantaranya "Kalau hidup sekedar hidup babi dihutan juga hidup" (Buya Hamka), "Hitunglah diri kalian sebelum diri kalian dihitung: (Umar Bin Khotob), "Sungguh beruntunglah orang yang terus menyucikan jiwanya" (QS, As Syams, 9-10), etc.

That is the point of life, tidak semua orang bisa membenahi dirinya. Dear, saya pernah membaca sebuah referensi kalau sebenarnya ketika kita berbuat sebuah kesalahan yang sebenarnya kita sadari atau tidak kita seperti berada dalam lingkaran atau circle kehidupan. And then, apakah kita akan terus selamanya berjalan pada lingkaran tersebut? Jelas tidak kan? Nah, solusinya adalah kita harus bisa keluar dari lingkaran tersebut. Bagaimana caranya? Ya berani keluar, berani meninggalkan lingkaran itu and dont look back! Fokus terhadap masa depan. Kalau kita masih terus berada dalam lingkaran tersebut, ya kita akan berputar terus dalam kesalahan yang tiada hentinya, karena lingkaran tak berujung. So kita yang harus move out dari lingkaran tersebut, fighting!!! susah memang ya, but this is the real life dear. Kita pastinya ga mau hidup dalam kesalahan terus bukan.

Then, dalam surat al-mu'minun: 114

"Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui". 

So, mari kita sama-sama berbenah diri dear, sebelum semuanya terlambat. Karena penyesalan selalu datang dibelakang, kalau didepan pendaftaran dong :p hehe.

Semoga kita tidak berada dalam lingkaran kesalahan yang terus berputar dalam kehidupan kita ya dear, amin. Semoga Allah senantiasa memberikan hidayah dan petunjuk pada kita, agar kita terus diingatkan olehNya untuk terus belajar (memperbaiki diri) karena itu salah satu bukti Allah menyayangi kita. Setiap cobaan dan pahitnya pengalaman yang kita alami, jadikanlah semuanya pelajaran untuk kehidupan yang lebih baik kedepannya. Karena kita harus percaya Allah akan memberikan yang terbaik dari yang baik yang pernah kita dapatkan, tugas kita hanya berusaha mencari yang terbaik tersebut dengan selalu belajar. 

Semangat untuk terus belajar memperbaiki diri demi kehidupan yang terbaik !
Semoga bermanfaat dear...


Sunday, June 29, 2014

Berdoa, bukan sekedar Meminta

Assalamualaikum wr wb,
dear all.. kadang inspirasi bisa datang begitu saja, like this on me. Lagi dengerin radio, yg niatnya dengerin berita etc, ada ceramah rohani yg i sure ini patut untuk dishare ;)

Pernah ga sih kita berpikir begini,

"Aku udah berdoa minta jodoh berkali-kali, kok ga dikabul-kabul ya"
"Aku udah berdoa minta rejeki sampe nangis bahkan sesegukan, mana kok ga dikabul, katanya Allah akan mengabulkan?"

Well, ga munafik pasti kita pernah berpikiran seperti itu yg intinya mengeluh udah usaha dan doa, but where the result?? bahkan sampe belum ada resultnya nanti bisa berburuk sangka sama sang Penguasa, Na'udzubillah....

Dear all, berdoa ternyata BUKAN SEKEDAR MEMINTA! loh, kok gt? bukannya berdoa itu meminta ya sama Allah??? yes secara terminologi, but ada hal lain yg harus kita sadari. Coba deh kita pikir apa pantas kita meminta seperti ini "Ya Allah aku mau jodoh yg bla bla bla bla", "Ya Allah aku minta rejeki yang banyak bla bla bla aku akan usaha bla bla bla mudahkanlah". Just It???? NO dear !

Berdoa itu punya kandungan punya makna punya tujuan!, maksudnya adalah yg apa kita pinta sama Allah itu artinya kita BUTUH itu. BUTUH bukan sekedar INGIN. Beda kan? bedanya adalah kalo kita butuh ya mau ga mau harus ada, tapi kalo kita ingin ya ga ada juga gpp deh... Nah coba deh kita inget-inget kita benar-benar berdoa karena butuh atau hanya sekedar keinginan saja?

Then, Berdoa itu BERADAB. Allah adalah Maha Penguasa atas segala sesuatunya, sudah sepatutnya kita berdoa sebagai Hamba. Merendahkan serendah-rendahnya karena kita Butuh. Gimana adabnya?

Pertama, Terkadang kita berdoa cuma sekejap saja yg penting sudah berdoa, bener ga? gimana Allah melihat kesungguhan kita kan berdoa cuma sekedar berdoa tanpa kesungguhan dan benar-benar menunjukkan ke Allah kalo emang kita butuh. Kedua, look our clothes?? kita mau menghadap Allah panteskah jika kita berdoa dengan maaf pakaian terbuka, yg ada najisnya tanpa kita sadari. Coba intropeksi diri lagi, karena kadang ada hal-hal diluar kesadaran kita yg kita terlalu meremehkan Allah "Ah Allah mah maha tahu gpp kok" Pantas kah?? padahal kita ingin meminta sesuatu, dan berharap Allah mengabulkan. Kita saja kalau mau ketemu orang yg punya maksud dan tujuan, pasti memantaskan diri kan? pakai pakaian rapih, wangi, cling deeeehh.. lah menghadap Allah? *think

Then, Berdoa itu berserah diri BUKAN mengatur Allah. Mungkin ini terasa sulit ya, but ini point nya. Misalnya kita berdoa minta jodoh, "Ya Allah aku berharap jodoh sama dia, please", This is Wrong dear! kita harus berani berserah diri sama Allah, apapun hasilnya itulah yg terbaik karena hanya Allah yg tahu yg terbaik untuk kita. Memang, ikhlas adalah perkara yg ujiannya setiap saat. But we need it! "Ya Allah jika dia yg terbaik untukku maka dekatkanlah, jika dia tidak baik untukku maka jauhkanlah" Ternyata kita harus berani, berani berserah diri karena berdoa bukan mengatur Allah.

Dan yg terpenting adalah, selain kita harus sungguh-sungguh berdoa, ikhtiar harus tetap jalan. Bagaimana allah akan melihat kesungguhan kita tanpa ada usaha atau bukti yg jelas? karena berdoa bukan NATO No Action Talk Only. But we must prove to Allah bahwa kita pantas mendapatkan apa yg kita butuhkan sesuai usaha kita.

Kesimpulannya adalah, intropeksi diri apakah memang berdoa kita memang benar berdoa atau hanya sekedar meminta? Yakin bahwa Allah tidak akan melanggar janjinya "Berdoalah kepadaKu pasti akan Ku kabulkan" (QS. Ghofir: 60),  itulah janji mutlak yg tidak akan mungkin Allah ingkari, Allah akan memberikan yg terbaik untuk umatnya.

Dear, kita memang harus selalu intropeksi diri. Apa yg saya tulis diatas hanya sebagian ilmu yg saya shared semoga bermanfaat dimana saya dapatkan dari ceramah rohani yg lagi saya denger sekarang. dan yg terpenting ini juga sebagai sarana intropeksi diri, khususnya diri saya.

Semoga Allah senantiasa memberikan rahmat dan hidayahNya kepada kita semua. Semoga bermanfaat ya dear, :)